Loading UMB
Logo KKN SDGs

KKN SDGs UMB 2026

RIBUAN MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU DITERJUNKAN MENGABDI KE MASYARAKAT

Agustus 04, 2026

BENGKULU – Universitas Muhammadiyah Bengkulu melepas 1.211 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata di Sportatorium Kampus 4, Kota Bengkulu. Para mahasiswa tersebut diterjunkan ke puluhan kelurahan dan desa untuk menjalankan berbagai program pengabdian masyarakat selama pertengahan tahun ini. Pelepasan dilakukan secara resmi oleh jajaran pimpinan universitas bersama perwakilan Pemerintah Kota Bengkulu.

Program penerjunan tahun ini difokuskan pada penguatan pemukiman perkotaan serta pemberdayaan ekonomi warga tempatan. Selain skema reguler yang tersebar di seluruh kelurahan di Kota Bengkulu, terdapat pula kelompok mahasiswa yang menjalankan pengabdian tematik mengenai penanganan sampah lingkungan dan pengembangan usaha mikro. Langkah tersebut diambil sebagai tindak lanjut atas kerja sama strategis antara pihak perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Susiyanto, menegaskan bahwa para peserta membawa nama baik almamater selama berada di lapangan. Mahasiswa diminta tidak menjadikan agenda ini sebatas pemenuhan nilai akademik semata, melainkan sarana melatih kepedulian sosial. Menurut Susiyanto, kehadiran mahasiswa harus mampu memberikan solusi nyata atas persoalan yang dihadapi warga lokal.


Para peserta diajak untuk selalu menjaga etika dan norma kesopanan di tengah pemukiman warga. Pihak kampus juga telah menugaskan puluhan dosen pembimbing lapangan guna memantau perkembangan seluruh program yang dirancang mahasiswa. Evaluasi berkala akan terus dilakukan agar seluruh target kegiatan dapat tercapai tanpa menimbulkan gangguan sosial di lingkungan setempat.


Ketua Panitia Pelaksana KKN, Ivan Achmad Nurcholis, menjelaskan bahwa para peserta telah dibekali pelatihan pembekalan materi dan keahlian praktis sebelum diterjunkan. Pembekalan tersebut mencakup pemetaan potensi wilayah, tata kelola program pengabdian, hingga metode komunikasi publik. Ivan menyampaikan bahwa kesiapan mental dan metodologi kerja mahasiswa menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kegiatan di lapangan.


Kehadiran ribuan mahasiswa ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah di Kota Bengkulu. Sinergi antara dunia akademis dan masyarakat luar kampus diharapkan terus terbangun melalui kolaborasi yang produktif. Setelah masa penerjunan berakhir, seluruh hasil pengabdian mahasiswa akan disusun dalam bentuk laporan kerja serta rekomendasi pembangunan bagi pemerintah daerah.

Kembali ke Beranda